15d IxD Sightseeing – day5 – Disciplines


Salah satu best practice yang baik untuk memahami suatu
hal yang baru adalah pengulangan. Karena itu pada post
ini kita akan sama-sama mendalami kembali bidang-bidang
apa saja yang membangun Interaction Design. Seperti
yang telah kita bahas di beberapa post sebelumnya,
Interaction Design merupakan bidang yang terdiri dari
banyak disiplin ilmu (yang kebetulan juga masih baru).

Kita akan melihat bidang-bidang yang beririsan dengan
Interaction Design melalui buku dari Dan Saffer.

Jika kita melakukan simplifikasi secara ekstrem, maka
kita dapat melihat dua bidang yang menancapkan fondasi
paling dalam: teknologi dan art. Figur yang diambil
dari buku Saffer kurang lebih dapat menggambarkan
detail disiplin ilmu yang membangun Interaction Design.

Seperti yang dapat kita lihat, hampir semua disiplin
berada dibawah cakupan User Experience (UX), disiplin
ilmu yang mencakup semua aspek- visual design,
interaction design, sound design, dan lainnya- yang
ditemukan user bersama produk, dan menjamin semuanya
berjalan dengan harmonis.

 

Information Architecture

Information Architecture memperhatikan struktur dari
konten: bagaimana menemukan cara terbaik untuk mengatur
dan memberikan label pada konten sehingga pengguna
dapat menemukan informasi yang dibutuhkan.

 

Visual Design

Di Indonesia, Istilah Visual Design mungkin lebih lekat
dengan DKV. Inti dari visual design adalah bagaimana
menciptakan bahasa visual yang bisa meng”komunikasikan”
konten. Pemilihan font, warna, dan layout dari User
Interface adalah contoh penggunaan dari visual design.

 

Industrial Design

Industrial Design terkait dengan bentuk – membentuk
objek dengan jalan yang mengkomunikasikan kegunaan
objek tersebut. Objek fisik seperti furniture dan
kitchenware adalah contoh dari industrial design.

 

Human Factors

Disiplin ini menjamin produk kita sesuai dengan batasan
dari tubuh manusia, baik secara fisik maupun psikis.

 

Human-Computer Interaction

HCI sangat rekat kaitannya dengan Interaction Design.
Namun, secara kasar kita dapat membedakannya: HCI lebih
bersifat kuantitatif dan metode yang digunakan lebih
dekat dengan engineering dan computer science.
Berbanding terbalik dengan Interaction Design yang
lebih dekat ke art.

 
Sources:

http://www.designingforinteraction.com/

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s