Oktober 2012 – A Year Ago


Pada tanggal 1 Oktober, Tim Gatotkaca diundang untuk mengisi booth di launching UN Pulse Lab Jakarta. Saat itu saya sedang berada di rumah sedangkan tim beserta Bu Yani dan Mas Yudha dari International Office berangkat dari Bandung. Kami sepakat untuk bertemu di terminal bayangan sekitar exit Jatibening, km 9.

Di saat yang bersamaan saya juga mempunyai deadline assignment course Gamification di Coursera. Alhasil, sembari berdesak-desakan di kursi paling belakang Innova saya mengerjakan assignment tersebut, setelah sebelumnya terjadi miss komunikasi yang menyebabkan saya telat.

Bersama Danu dan Ka Dody di PulseLab
Bersama Danu dan Ka Dody di PulseLab

Udara Jakarta yang panas ditambah perasaan deg-degan, takut tidak sempat submit assignment, membuat keringat saya mengucur deras. Untungnya persiapan menginap di Bandung mengharuskan saya membawa handuk, jadilah mengerjakan tugas berbalut handuk dan laptop di mobil tersebut. Di tengah kemacetan pagi Jakarta, alhamdulillah tugas berhasil disubmit, seadanya, atas bantuan koneksi modem dari teman.

Agenda tim selanjutnya adalah ulasan Brainstat bersama TV One di suatu daerah yang asing bagi kami. Tapi karena alasan teknis, akhirnya agenda tersebut ditunda sampai keesokan hari, padahal kami telah tiba di tempat yang dimaksud. Besoknya Ka Dody yang berangkat lagi ke Jakarta, karena saya sudah ada janji untuk bertemu orang di Bandung.

Saat perjalanan pulang ke Bandung, saya sempat ngobrol-ngobrol dengan Mas Yudha dan Bu Yani tentang Komunitas Beasiswa IT Telkom. Ternyata klop banget dan kami berencana untuk membuat event bersama. πŸ™‚

***

Memutuskan untuk tidak kerja kantoran ternyata enak juga, karena bisa seenaknya pakai kaos dan jeans; well, sebenarnya ini bukan alasan yang kuat, karena mungkin ada juga kantor yang membolehkan karyawannya bebas menggunakan pakaian non-formal.

Perkembangan di bidang kompetisi juga lancar, alhamdulillah Qronis masuk 10 besar Indigo. Senang dan bingung sempat bercampur jadi satu mewarnai kelolosan kami.

Selain itu pada tanggal 13 Oktober saya mencoba mengikuti hackaton, yang merupakan pengalaman pertama, bersama teman-teman dari RPL. Kami membuat game TTS. Rasanya puas sekali bisa fokus design dan assetnya bisa saya serahkan ke 4 orang developer dewa yang siap jaga, begadang. Walaupun kami tidak menang, tapi hati ini rasanya senang sekali, ceritanya kesempatan pertama aplikasi ilmu Photoshop dan Illustrator.

Hanya tidur sekitar 2 jam di malam sebelumnya membuat badan ini agak remuk. Akhirnya saya tepar saat kembali ke lab. Keesokan harinya langsung pulang ke Bekasi, takut-takut kalau kondisi memburuk.

Dapet surprize pizza di tengah malam
Dapet surprize pizza di tengah malam

***

Stanford merelease salah satu MOOC paling seru yang pernah saya ikuti, A Crash Course on Creativity. Course ini dibina oleh Tina Seelig, sayangnya pada kesempatan tersebut saya kurang konsisten dalam mengerjakan tugas tugas yang diberikan.

Pada bulan ini juga terdapat event menarik yang mempertemukan saya dengan salah satu idola di bidang design grafis: Surianto Rustan. Di acara Kumpul Kreavi 1, saya bilang ke beliau
“I’m your big fan! Thank you”
sembari menyodorkan buku tulisannya tentang layout.

“Wah ini kan cetakan yang lama?”
Saya hanya senyum simpul saja, maklum ini buku referensi design pertama saya, yang waktu itu harganya cukup mahal, dan termasuk buku kesayangan.
Beliau langsung membubuhi tanda tangannya dan kata-kata motivasi di buku kesayangan tersebut.

Thank you!
You are my inspiration.

Ga sempet foto sama Pak Surianto, tapi bisa sama Richard Fang dan Ka Fiqi
Ga sempet foto sama Pak Surianto, tapi bisa sama Richard Fang dan Ka Fiqi

***

Mulai banting tulang lagi, mencoba mengembangkan Startup bersama Ucup dan kawan kawan seperjuangan lain. Walaupun sedikit alumni yang terjun dan tetap konsisten di bidang ini. Memang tidak mudah, tapi kesibukan ini sangat menyenangkan bagi saya pribadi.

Sayangnya bulan ini sakit gigi sempet kambuh, ternyata lubangnya sudah akut. Saat kontrol ke dokter di klinik ITB, dia bilang harus operasi. Itu pertama kalinya saya mendengar kata operasi, langsung dari mulut dokter.

Tidak hilang akal, saya mencoba kontrol ke dokter gigi puskesmas agar dapat rujukan ke rumah sakit. Hasilnya tetap sama: operasi; malah ditambah dengan nada-nada menjatuhkan dari susternya.

Sakit gigi ternyata membawa dampak yang cukup buruk bagi saya. Kedatangan rasa “nyut-nyut” di bagian geraham selalu mengacaukan konsentrasi. Terlebih lagi saat memikirkan biaya operasi.

Lagi-lagi, untungnya, pas sekali ada teman yang menawarkan sebuah project. Akhirnya kami ambillah project tersebut, yang gampang-gampang namun ternyata susah, demi uang operasi.

Seremnya operasi gigi?
Nanti dulu deh, belum tentu bisa bayar biayanya πŸ™‚

Advertisements

8 thoughts on “Oktober 2012 – A Year Ago

  1. banyak yg lebih produktif tuan, saya mah biasa-biasa saja m(_ _)m
    oh iya ini, udah di schedule post sampai bulan Januari 2013, tiap hari nambah bulan :p
    semoga bisa dapet kereta dan mataharinya tuan di kemudian hari

  2. kreatif sekali tuan, saya jadi ada bacaan tiap hari tuan m(_ _)m
    aamiin tuan,sebenarnya saya ga naik kereta api sih,kejauhan tuan ke sumatera naik kereta api wkwkwkwk :v
    semangat tuan studinya disana πŸ˜€

  3. oh gitu ya, naik pesawat aja shel kalau gitu.
    Wah, semoga bermanfaat ya Shel..
    Semoga dilancarkan juga TAnya supaya bisa cepet pulang ke rumah πŸ˜€

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s